Puding Natal khusus itu terhidang dengan segala kemegahannya di piring hidangan dari perak. Pudding itu berbentuk bola kaki yang besar. Setangkai daun holly tertancap di atasnya, seperti bendera kemenangan, dan nyala api biru dan merah cemerlang semarak di sekelilingnya. Terdengar pekik sorak kagum dari semua yang hadir. Hercule Poirot memandang kue di piringnya dengan ekspresi agak aneh. …
Tragedi Tiga Babak atau Three Act Tragedy adalah sebuah karya fiksi detektif buatan Agatha Christie yang pertama kali diterbitkan di Amerika Serikat oleh Dodd, Mead and Company pada 1934 dengan judul Murder in Three Acts[1][2] dan di Inggris oleh Collins Crime Club pada Januari 1935 dengan judul asli Christie.[3] Edisi ASnya seharga $2.00[2] dan edisi Inggrisnya seharga tujuh shilling dan enam …
Hercule Poirot menyatakan telah pensiun dari kariernya sebagai detektif paling hebat. Tak ada yang dapat menariknya kembali ke arena kejahatan. Namun dalam suatu acara makan malam yang dihadirinya, seorang hamba Tuhan yang lembut menjadi korban pembunuhan kejam, kemudian seorang dokter ahli saraf yang brilian dihabisi. Tantangan ini terlalu kuat untuk ditolak. Si pembunuh yang licik mengotori p…
Pada suatu Selasa malam beberapa tamu berkumpul di rumah Miss Marple. Lalu percakapan beralih ke seputar kasus-kasus kejahatan yang tidak terpecahkan. Kasus noda darah yang lenyap, pesan seorang pria yang mati diracun, kasus aneh surat wasiat yang tidak tampak, peramal yang berpesan bahwa bunga geranium biru berarti kematian, dan masih banyak lagi. Seperti biasa, Miss Marple yang tampak seder…
Hercule Poirot menyatakan telah pensiun dari kariernya sebagai detektif paling hebat. Tak ada yang dapat menariknya kembali ke arena kejahatan. Namun dalam suatu acara makan malam yang dihadirinya, seorang hamba Tuhan yang lembut menjadi korban pembunuhan kejam, kemudian seorang dokter ahli saraf yang brilian dihabisi. Tantangan ini terlalu kuat untuk ditolak. Si pembunuh yang licik mengo…
Sebagai mata-mata terkenal, Tommy dan Tuppence Beresford terlibat dalam salah satu kasus mereka yang paling membingungkan di tengah ketegangan awal Perang Dunia II. Dua agen Hitler yang paling dipercaya berada di Inggris. N adalah laki-laki. M adalah wanita. Keduanya pakar yang hebat dalam penipuan dan pembunuhan. Di pondokan terpencil di tepi pantai, dengan penghuni-penghuni yang kelihat…