Text
Balada Si Roy, Rendez-Vous
Setelah pulang dari perjalanan jauh, pengembaraan yang belum lengkap, si bandel kini dihadapkan pada kenyataan hidup: mamanya sudah beranjak tua dan sakit-sakitan, sekolahnya telantar, dan yang paling menyebalkan: Dewi Venus disunting ke pelaminan oleh
seorang pemburu! Dewi Venus kawin! Begitu cepat segalanya berubah.
Roy kini hanya bisa menghitung langkah, kegelisahan. dan kesepian yang merajamnya nanti. Setelah tahu begini, mesti pulang ke mana setelah letih mengembara? Padahal dia pulang untuk mereguk kebahagiaan. Ada seorang gadis cantik kini berdiri di sampingnya. Roy meliriknya. Dia sudah bisa menebaknya, tapi dadanya berguncang juga. Betapa bahagianya dia, batinnya.
"Ini fotomu, Ani. Foto yang kamu berikan ketika saya berangkat avonturir dulu. Sudah lusuh dan bau keringat. ya? Saya memang jorok. Sori deh." Roy menyerahkan foto ukuran postcard itu.
"Simpan saja, Roy, kalau kamu ingin men "Saya nggak bisa. Ini sentimentil jadiny Venus tersenyum. Masih sedikit dan seperti ketika dulu mereka bertemu. M senyumnya yang terakhir buat Roy. Dan menikmatinya.
Sumber: Buku
Tidak tersedia versi lain