Text
Antologi Sastra Pelajar: Kemarin Lusa Sampai Besok Lusa
Hasil karya anak muda yang ada di buku ini adalah buah imajinasi dan kreativitas yang bisa menjadi harapan bagi perkembangan sastra Indonesia di masa yang akan datang.
Ratna Indraswari Ibrahim
Sastrawan tinggal di Kota Malang
Membaca kumpulan karya sastra dalam buku ini, kita melihat bangsa Indonesia yang semakin tumbuh dewasa dan semakin tulus. Mau tahu contohnya? "Kemarin lusa aku keluar dari vagina ibuku / Penuh darah semangat kebahagiaan / Jeritanku membangkitkan Tuhan / Hingga Dia memperhatikanku". Itulah karya Ganisa Pratiwi Rumpoko.
Eka Budianta
Penyair, esais, budayawan, alumni SMA Dempo Malang, 1974
"Karya sastra kreatif generasi muda yang amat aktual dan bermutu dan perlu didukung oleh pembaca. Semoga benih yang mulai tumbuh, kelak berbuah lebat di kebun sastra Indonesia."
Albertus Herwanta, O.Carm.
Konsiliarius Jendral Ordo Karmel untuk Asia, Australia, dan Oseania, tinggal di Roma, Italia
Apa pun wujudnya, siswa-siswa sudah berkarya. Ketajaman di dalam menggambarkan suasana, ketepatan pemilihan kata, peletakan susunan ide, dan pelukisan suasa 3 perlu mendapatkan perhatian yang terutama".
Dr. H. A. Syukur Ghazali, M.Pd.
Dosen Universitas Negeri Malang
Tidak tersedia versi lain