Text
Pintu Harmonika
Rizal, Juni, dan David memiliki beberapa kesamaan. Mereka bertiga sama-sama tinggal di ruko yang berdekatan. Lantai satu ruko mereka sama-sama digunakan untuk usaha orang tua. Tanpa diduga-duga, mereka sama-sama merasa nyaman menyebut suatu tempat sebagai surga. Surga bagi mereka bukan tempat yang mewah. Surga bagi mereka sangat sederhana. Sebuah tanah kosong yang tenang, tapi mampu menyimpan banyak kenangan. Begitu banyak kisah yang terurai dari surga tersebut.
Tidak tersedia versi lain