Aku tidak punya tempat yang lapang untuk bermain. Setiap hari aku dan teman-temanku hanya bisa bermain di gang sempit. Aku ingin sekali dapat membangun sebuah kota yang menyenangkan. Tahukah kalian seperti apa kota impianku?
Kelana punya teman di Negeri Temaram. Namanya Remang, si siamang. Ia ingin pergi ke Negeri Benderang. Di perjalanan, Remang harus menghadapi banyak rintangan. Akankah Remang tiba dengan selamat di Negeri Benderang? Mari kita cari tahu bersama-sama.
Kelana punya teman di Negeri Temaram. Namanya Remang, si siamang. Ia ingin pergi ke Negeri Benderang. Di perjalanan, Remang harus menghadapi banyak rintangan. Akankah Remang tiba dengan selamat di Negeri Benderang? Di tengah mati lampu di rumah, Kelana justru diajak Remang berjalan-jalan. Remang punya perjalanan besar menuju Negeri Benderang. Kadang ada yang menegangkan juga, seperti– oh,…
Tujuan Wuri dan Rano sama: pergi ke pesta ulang tahun Ali. Wuri menawarkan untuk menuntun Rano sepanjang perjalanan. Namun, Rano yakin dia tahu jalan ke sana. Wuri tidak habis pikir: Bagaimana Rano bisa tahu jalannya?
Siapakah yang lebih penting; awan atau matahari? Awan merasa iri dengan pujian yang diterima Matahari sehingga dia berusaha membuktikan dirinya. Apakah Awan akan mendapatkan pelajaran berharga?
Hari ini ada yang ulang tahun. Kungkang akan datang untuk memberikan kejutan. Namun, Kungkang sangat lambat! Makannya sangat lambat. Jalannya sangat lambat. Aduh, apakah Kungkang akan datang terlambat?
Tuto jatuh dan mobil-mobilannya rusak. Kia merasa bersalah karena tidak menjaga adiknya itu. Kia harus mendapatkan uang untuk membelikan Tuto mobil-mobilan baru. Caranya, ia harus menang permainan lempar kemiri. Namun, permainan itu susah sekali! Akankah Kia akan memenangkannya? Bagaimana kalau mobil-mobilan merah kesukaan Tuto dibeli orang sebelum Kia punya cukup uang untuk membelinya?
Bermimpi ingin melihat dunia. Tak pernah letih Itrin belajar, karena mimpi harus dikejar. Ikuti kisah Itrin, sang Penenun Mimpi. Sebarkan cahaya ke seluruh negeri.
Untuk pertama kalinya Kibo ikut kirab 1 Sura bersama kerbau-kerbau lainnya. Abi, penjaganya, mendampingi kerbau kecil itu selama kirab. Semuanya berjalan lancar dan Abi merasa bangga dengan Kibo sampai… sesuatu terjadi!