Mengapa kain Nenek ada namanya?" tanya Dini. Dini ingin tahu, mengapa Nenek selalu menyebutkan nama Sidomukti, Truntum, Parang, dan Kawung untuk kain- kainnya. Dini ingin mempunyai baju yang ada namanya seperti kain Nenek. Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Dini benar-benar mempunyai baju yang ada namanya? Yuk, ikuti kisah Dini selengkapnya.
Gurru dan Peechu tidak punya tempat untuk bermain. Mari, kita bergabung dengan Gurru dan Peechu untuk mencari tempat yang baru.
Sore itu. Bapak akan menjaga Mama di rumah sakit. Bapak memberikan uang kepada Lani seratus ribu rupiah untuk 2 hari. Uang dari Bapak tidak boleh habis karena akan digunakan untuk membeli obat Mama. Padahal, dia tinggal bersama Martin, adik laki-lakinya di honae. Apakah Lani Bisa? Besoknya, ada acara bakar batu. Apakah Lani harus membelanjakan uang dari Bapak untuk menyumbang makanan? Bagaim…
Oh, Hujan, Datanglah! Panas sekali! Lilato dan Mayamiko bosan. Tik, tik! Bunyi apa itu?
Pongal si Babi menghadapi sedikit masalah. Ekornya terus berlari sendirian untuk bertualang! Bantu Pongal menemukan ekornya yang kabur di buku cari dan temukan ini.
Apa pun yang kamu kenakan, kancing akan tahu. Karena disitulah kancing berada. Sebuah cerita kancing yang indah.