When Mary and her friend Claire were younger they spent many happy times playing with their special dolls and their antique dollhouse. The dollhouse was home to Miss Bossy, a Dutch doll: Cry, a sad rag doll: Sigger the girls' pretend friend, and other doll friends. Over the years the dolls keep each other company. Now Mary and Claire have children of their own. No one has played with the dol…
Klarissa Bukan menempuh jenjang studi yang lebih tinggi. Bukan menjadi psikolog. Bukan menjadi konselor. Aku hanya ingin menjadi guru. Iya, guru bagi mereka anak-anak autis. Tidak cukupkah penjelasanku itu, Tedibear-ku Sayang? Ine Memiliki kedudukan penting di kantor. Memiliki anak yang cantik dan pintar. Memiliki uang untuk menunjang penampilan. Semua itu tidak penting di suatu tempat…
AKULAH sosok itu. Anak laki-laki yang telah bertransformasi menjadi pria muda bernama Sabian Krishadinata. Akhir-akhir ini aku lumayan sering melakukan kegiatan ini. Duduk, berpikir, dan merenung. Namun, aku sendiri juga tak tahu apa yang aku pikirkan. Mungkin salah satunya tentang hidupku. Kadang rasanya begitu menyenangkan, tapi terkadang aku justru merasa begitu hampa. Kedua hal itu datang s…
Vita berasal dari keluarga yang memiliki usaha toko kue. Ibunya berjualan donat di kafe Yummy Donuts. Suatu hari, ibunya menyarankan Vita berjualan di sekolah> Vita yang duduk di kelas 6 SD, tentu saja merasa malu. Tapi karena bujukan ibunya, akhirnya dia mau juga mencoba berjualan donat di sekolah. Ternyata, usaha Vita membuahkan hasil! Lambat laun Yummy Donuts mulai dikenal. Tiba-tiba…
-